Rabu, 11 November 2015

Laporan Arus Kas Makanan Kering

LAPORAN USAHA PENJUALAN :

PENDAHULUAN

1.       Latar Belakang
Pertumbuhan dan perkembangan industri yang begitu pesat memunculkan berbagai ragam dan bentuk industri yang ada, baik industri yang berskala besar ataupun yang berskala kecil, masing-masing industri berusaha untuk meningkatkan produktifitas yang ada dengan kendala yang ada, adanya berbagai ragam industri tersebut menuntut masing-masing dari industri agar mampu bersaing dan mempertahankan industrinya tetap eksis. Makanan merupakan suatu kebutuhan pokok yang tidak lepas dari kehidupan sehari-hari. Terlebih lagi makanan Indonesia yang khas akan rempah-rempah serta bumbu bumbu lainnya yang menjadikan makanan tersebut nikmat dan sering dicari oleh para konsumennya. Oleh karena itu, penulis tertarik untuk membuka usaha dagang makanan ringan dengan bumbu pedas seperti makaroni kering dan mie kering pedas.

2.      Tujuan

Tujuan usaha ini selain untuk mecari laba juga untuk mencari pengalaman berdagang dan memberikan pelayanan terbaik untuk konsumen penggemar makanan ringan khususnya.




PEMBAHASAN

1.      Pemasaran

Usaha yang saya rintis bukan berupa produk buatan sendiri, melainkan memiliki distributor untuk makanan ringan. Proses pemasarannya dengan saya menjual makanan yang diolah oleh produsen tersebut.

2.      Penjualan

Penjualan yang dilakukan meliputi makanan ringan makaroni kering dan mie kering dengan bumbu pedas, keju dan asin.

3.      Pelaksanaan Kegiatan

Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan secara langsung di sekolah.

Waktu : senin-sabtu pukul 09:00-15.00 WIB.

4.      Masalah yang dihadapi dalam berbisnis:

a.       Banyaknya pesaing yang membuat usaha ini jadi lebih sulit mendapatkan konsumen.
b.      Membangun rasa kepercayaan bagi konsumen agar tidak berpindah ke pedagang lain

5.      Pengelolaan Keuangan

Modal Sendiri        = Rp 1.000.000

a. Biaya Angkutan        = Rp 100.000




 Rp 1.100.000



Harga Beli :                                                                  

Makaroni kering pedas asin    : Rp. 5.000
Makaroni kering keju              : Rp. 6.000
Makaroni kering pedas            : Rp. 5.000
Makaroni kering asin               : Rp. 5.000
Mie kering pedas asin             : Rp. 5.000
Mie kering keju                       : Rp. 6.000
Mie kering pedas                     : Rp. 5.000
Mie kering asin                        : Rp. 5.000







Harga Jual :                                                                 

Makaroni kering pedas asin    : Rp. 8.000
Makaroni kering keju              : Rp. 9.000
Makaroni kering pedas            : Rp. 8.000
Makaroni kering asin               : Rp. 8.000
Mie kering pedas asin             : Rp. 8.000
Mie kering keju                       : Rp. 9.000
Mie kering pedas                     : Rp. 8.000
Mie kering asin                        : Rp. 8.000



file:///C:%5CUsers%5Cuser%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_image002.png
Penjualan:

70 makaroni pedas asin 8000 x 70 = 560.000
12 makaroni kering keju 9000 x 12 = 108.000
33 mie kering pedas 8000 x 33 = 264.000
50 mie kering keju 8000 x 50 = 400.000
20 mie kering pedas asin 8000 x 20 = 160.000
15 makaroni kering asin 8000 x 15 = 120.000

Laba : 1.612.000 – 1.100.000 = 512.000

Selasa, 13 Oktober 2015

Proposal Usaha

Proposal Usaha Makanan Ringan


BAB I
PENDAHULUAN

A.     Latar Belakang
Dunia perdagangan semakin hari semakin membesar. Banyak orang yang sudah menyadari bahwa usaha dagang baik dari bentuk kebutuhan pokok sampai kebutuhan tersier selalu maju dipasaran. Salah satu tantangan bangsa saat ini adalah bagaimana meningkatkan nilai tambah hasil usaha industri  dapat menjadi penentu dan pendorong pertumbuhan ekonomi di setiap daerah. Pertumbuhan dan perkembangan industri yang begitu pesat memunculkan berbagai ragam dan bentuk industri yang ada, baik industri yang berskala besar ataupun yang berskala kecil, masing-masing industri berusaha untuk meningkatkan produktifitas yang ada dengan kendala yang ada, adanya berbagai ragam industri tersebut menuntut masing-masing dari industri agar mampu bersaing dan mempertahankan industrinya tetap eksis. Makanan merupakan suatu kebutuhan pokok yang tidak lepas dari kehidupan sehari-hari. Terlebih lagi makanan Indonesia yang khas akan rempah-rempah serta bumbu bumbu lainnya yang menjadikan makanan tersebut nikmat dan sering dicari oleh para konsumennya. Oleh karena itu, penulis tertarik untuk membuka usaha dagang makanan ringan dengan bumbu pedas seperti makaroni kering dan mie kering pedas.
B.     Visi dan Misi Perusahaan
1.      Visi
·         Mendapatkan laba dari setiap penjualan hasil yang dijual
·         Membuka usaha dagang dibidang kuliner yang selalu dicari dan didatangi oleh konsumen dari berbagai daerah
2.      Misi
·         Bekerjasama dengan para distributor yang memproduksi makanan-makanan ringan
·         Dapat memuaskan pelanggan dengan produk yang dijual


BAB II
ASPEK PEMASARAN

Aspek pemasaran meliputi:
1.      Target Konsumen
Target konsumen pada perusahaan ini adalah remaja dan khususnya anak-anak sekolah.

2.      Ukuran dan Trend Pasar
Ukuran dan trend pasar disesuaikan dengan standar keinginan konsumen.

3.      Situasi Persaingan
Pesaing usaha ini cukup banyak dan jenisnya juga beragam, tetapi masing-masing memiliki cara sendiri-sendiri untuk mengembangkan dan mempertahankan usahanya.

4.      Strategi Pasar
Strategi yang digunakan adalah penjualan secara langsung mendatangi pasar seperti di sekolahan atau tempat umum lainnya dengan memberikan potongan harga setiap pembelian minimal yang ditetapkan

5.      Penetapan Harga
Harga ditentukan berdasarkan biaya produksi dari distributor serta keadaan pasar dan pesaing sehingga kemungkinan laba cukup besar.


BAB III
ASPEK KEUANGAN

1.      Pengeluaran Sumber Modal
Modal sendiri                                      Rp 50.000

                                      Total               Rp 50.000

 BAB IV
ASPEK PRODUKSI

1.      Jenis Barang
Jenis barang yang diproduksi adalah makaroni dan mie

2.      Pelaksanaan Kegiatan Produksi
Kegiatan produksi dilaksanakan bulan november minggu ke dua perusahaan ini mulai beroperasi dari pukul 09:00 WIB sampai 15:00 WIB dan libur pada hari sekolah libur.

3.      Jumlah Tengaha Kerja
Jumlah tenaga kerja pada online shop ini sebanyak 1 orang, untuk bagian marketing, packing dll.


BAB V
ASPEK MANAJEMAN

1.      Tim Manajeman
Usaha ini ditangani sendiri oleh pemilik usaha.
2.      Masalah yang Potensial
Masalah potensial yang muncul adalah harga barang yang berubah-ubah sehingga dapat mempengaruhi dalam penentuan harga jual.
3.      Risiko dan Hambatan
-          Naik turunnya harga barang
-          Banyaknya pesaing yang sama
4.      Tindakan Alternatif
-Naik turunnya harga barang dapat diatasi dengan mengurangi banyaknya produk yang dijual.
-Memberikan pelayanan yang baik, kemudahan dan kenyamanan dalam membeli produk
- memberikan produk yang berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau





(Proposal ini di buat untuk memenuhi Tugas mata kuliah "Kewirausahaan")